Jumat, 15 Oktober 2010

Profil Usaha Konveksi Al-Ikhlas Bone

Konveksi Al-Ikhlas Bone berdiri pada pertengahan tahun 1997, dengan bermodal nekad, kemauan keras dan kerja keras. Saat itu kami jalan apa adanya, kalau ada yang pesan harus bayar panjar dulu untuk pembeli bahan.
Ada suatu waktu kami butuh modal untuk pembeli bahan jahitan, saat itu uang saya betul-betul tidak ada, tapi karena petunjuk Allah ada seseorang penjual kain yang memberikan kainnya tanpa modal, dengan syarat setelah proyek baju seragam selesai harus segera kami bayar. si penjual kain itu memberi kami bahan jahitan kalau diuangkan saat itu Rp 10.000.000,- karena berkat kerja keras kami, kami dapat membayarnya dengan lunas sebulan kemudian.

Setelah beberapa tahun kemudian, konveksi Al-Ikhlas bone semakin dikenal di tengah-tengah masyarkat dengan melalui mendatangi langsung sekolah-sekolah yang berminat ( atau diistilahkan jemput bola ), atau orang yang pesan datang lansung ke tempat produksi konveksi al-ikhlas bone. Dengan memilih model dan warna yang ada dan menego harga sesuai dengan bentuk/model dan warna dan jenis kain.
Konveksi Al-Ikhlas Bone, bukan hanya bergerak di bidang produksi baju kaos/traning akan tetapi produksi juga seragam osis, pramuka dan batik sekolah. Alhamdulillah, setiap pesanan dapat tertangani dengan baik dengan mutu yang baik pula dengan waktu sesuai harapan dan kesepakatan.
Sampai tahun 2010 ini, boleh di kata bahwa Konveksi Al-Ikhlas Bone sudah bisa mandiri dengan mempekerjakan tidak kurang dari 20 orang tenaga kerja. Dan dibina oleh tenaga professional yang handal.
Dan yang sangat penting diketahui bahwa tenaga kerja kami sebahgian anak yatim dan tamatan SD, namun berkat kerja keras kami, kami bina mereka dan membimbing mereka sampai mereka bisa bekerja sendiri. Dan alhamdulillah mereka-mereka itu sdh dapat memperlihatkan Hasilnya dan sudah bisa membuka usaha sendiri dan mandiri di luar.
Dan kepada pembaca blog ini, kami mengucapkan terimakasih atas kunjungannya dan memohon doa restunya semoga usaha pembinaan generasi muda ini dapat langgen terus dan kemandirian generasi dapat terwujud sesuai harapan kita semua, amin.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar